6 Prinsip Asuransi Paling Mendasar [Plus Cara Kerja Asuransi]

Food & Travel



Tidak bisa ditampik bahwa asuransi punya beragam manfaat yang sangat berguna untuk hidup kita. Akan tetapi, di sisi lain, ada pula yang masih belum mengerti. Salah satu penyebabnya adalah kurang paham prinsip asuransi paling dasar.
Bicara soal manfaat asuransi tersebut, jangan lupa gunakan kesempatan premi lebih murah hingga 25% jika kamu membeli asuransi kesehatan di Lifepal. Premi mulai dari Rp50 ribu saja!
Pada beberapa kejadian tertentu, ada beberapa nasabah yang komplain mengenai ribetnya klaim. Kemudian, ada pula yang merasa bahwa perusahaan asuransi tidak menepati janji mereka. Jangan sepenuhnya salahkan pada perusahaan asuransi, lho!
Prinsip-prinsip asuransi paling dasarlah yang bisa jadi kita kurang pahami. Oleh sebab itu, saat akhirnya akan ajukan klaim tertentu, ternyata kita tidak melihat ada pasal tertentu atau pengecualian tertentu.
Entah karena tidak begitu detail atau terlalu malas memahami, mengabaikan prinsip-prinsip asuransi terpenting hanya akan menyulitkan kita. Jadi, sebelum beli polis atau berasuransi, ada baiknya untuk benar-benar paham seluk-beluk asuransi.
Prinsip asuransi paling dasar yang wajib dipahami
Dalam dunia asuransi, terdapat enam prinsip asuransi dasar yang wajib kamu pahami, antara lain:

Insurable Interest
Utmost Good Faith
Proximate Cause
Indemnity
Subrogation
Contribution

1. Insurable Interest
Prinsip Insurable interest adalah hak untuk mengasuransikan yang dilakukan karena adanya hubungan atau kepentingan. Kepentingan untuk berasuransi tersebut antara tertanggung dan yang diasuransikan.
Misalnya, kamu mengambil asuransi jiwa sebagai tertanggung dan pihak yang ditunjuk adalah pasangan kamu. Keputusan tersebut diambil karena pihak yang ditunjuk akan merugi bila terjadi risiko pada tertanggung.
Prinsip ini secara sederhana mengedepankan jaminan bagi pihak yang ditunjuk. Biasanya pihak yang ditunjuk masih cukup bergantung secara finansial pada pihak tertanggung.
Contoh lain adalah saat kamu mengambil asuransi jiwa saat sedang mengambil KPR. Dengan cara ini, kamu tidak akan membebankan pihak yang ditunjuk yaitu keluarga untuk meneruskan cicilan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada kamu.
Selain itu, asuransi yang termasuk dalam prinsip ini juga mencakup asuransi kredit. Dengan produk asuransi ini, kamu tidak akan membebankan utang pada keluarga atau penjamin…. KLIK UNTUK BACA SELENGKAPNYA →

The post 6 Prinsip Asuransi Paling Dasar, Konsep, dan Contoh Kasus appeared first on Lifepal Media.