Alfred Riedl Batal Latih Persebaya, Ini Alasannya

Sports


Berita Liga 1 Indonesia: Meski sudah menandatangani kontrak, Alfred Riedl dipastikan batal melatih Persebaya Surabaya. Hal itu diketahui setelah eks pelatih timnas Indonesia itu harus menjalani operasi bypass jantung.

Sebelumnya, Riedl dikabarkan bakal segera tiba di Surabaya. Namun karena kondisi kesehatannya makin memburuk, pelatih asal Austria itu dipastikan batal bergabung.

“Saya harus mengabarkan tentang keadaan kesehatan sekarang. Saya telah memeriksakan diri di rumah sakit di Vienna, sekaligus membahas aktivitas saya ke depan. Ternyata, dalam dua pekan saya harus menjalani lagi operasi bypass,” kata Riedl seperti dilansir laman resmi Persebaya Surabaya.

“Ini kabar buruk buat saya, juga buat Persebaya. Tapi, kesehatan harus saya utamakan,” tambahnya.

Manajemen Persebaya Surabaya langsung bergerak cepat dengan menetapkan duet Wolfgang Pikal dan Bejo Sugiantoro sebagai pelatih defenitif. Pikal ditetapkan sebagai pelatih kepala karena Bejo Sugiantoro belum mengantongi lisensi mumpuni.

Pikal sudah berlisensi AFC Pro, memenuhi syarat menjadi pelatih kepala Persebaya. Tinggal menunggu pengesahan dari PSSI.

banner-ad

“Kombinasi ini sudah menunjukkan performa luar biasa dalam beberapa pertandingan transisi kemarin. Kemampuan teknis serta sikap disiplin Pikal menjadi seimbang dengan gaya permainan menarik yang ditonjolkan Bejo. Semoga tren kami bisa terus naik di sisa musim ini,” kata Manajer Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi.

Pikal dan Bejo diyakini manajemen sebagai kombinasi yang pas. Hasil Persebaya dalam empat pertandingan terakhir, di mana kedua pelatih itu bersama, menjadi bukti. Persebaya Surabaya tak terkalahkan dalam empat pertandingan, dengan torehan dua kemenangan dan seri dua kali.

Berkat performa menanjak itu, Bajul Ijo kini duduk di peringkat lima klasemen sementara dengan koleksi 30 angka dari 20 pertandingan. Mereka terpaut 15 angka dari Bali United di puncak klasemen.

Artikel Tag: Liga 1, Persebaya Surabaya, Alfred Riedl