Di Surabaya Ternyata Ada Makam Pangeran Kerajaan Aceh

Food & Travel


Surabaya – Menelusuri sejarah penyebaran agama Islam di Surabaya tak akan pernah habis. Di kota ini ada banyak makam kuno dari para tokoh Islam Nusantara, salah satu Pangeran Ahmad Abdul Wahab. Bagi kebanyakan warga Surabaya mungkin masih asing dengan namanya, bahkan keberadaan makamnya pun tak banyak diketahui publik.

Makam Pangeran Ahmad Abdul Wahab berada di tengah pemukiman padat penduduk di Kalimas Hilir 1A, tepatnya di belakang hotel Grand Kalimas. Makam Pangeran Ahmad Abdul Wahab bersanding bersama tiga tokoh Islam lainnya, salah satunya Habib Abdurrahman atau yang lebih dikenal warga setempat dengan sebutan Mbah Gemuk.

“Pangeran Ahmad Abdul Wahab merupakan punggawa dari kerajaan Perlak Aceh di masa kepemimpinan Sultan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud
Shah Johan yang berkuasa tahun 1109 sampai 1135 Masehi,” jelas Yahya, penjaga makam.

Dikatakan Yahya, keberadaan makam pangeran asal Aceh tersebut tak banyak diketahui publik. Bahkan papan penunjuk adanya makam kuno tersebut baru terpasang di sebelah hotel Grand Kalimas beberapa bulan ini.

“Warga disini tahunya makam Mbah Gemuk karena memang beliau tokoh masyarakat disini. Nah kalau makam Pangeran Ahmad Abdul Wahab ini tidak banyak yang mengetahui,” jelasnya.

Berdasarkan catatan pada plakat tersebut, Pangeran Ahmad Abdul Wahab meninggal pada tahun 1186. Untuk dapat menjangkau makam ini, pengunjung dapat masuk lewat gang Kalimas Hilir 1A. Tiba di mulut gang, pengunjung yang mengendarai sepeda motor harus rela menuntunnya.

banner-ad

Dari mulut gang, pengunjung harus berjalan sepanjang sekitar 750 meter. Ada sebuah gang yang lebih kecil. Disanalah komplek makam kuno itu berada, tepatnya di belakang musolla kampung.

“Kebanyakan yang datang kesini adalah peziarah dari Makam Sunan Ampel karena makam ini memang enggak banyak diketahui orang,” tukas Yahya. (ris)