Fantastis, Komik Hulk Langka Terjual Rp7 Miliar : Playboyid

Entertainment


JAKARTA – Sosok Hulk pertama kali muncul dalam komik ciptaan Stan Lee dan Jack Kirby di tahun 1962 silam. Namun kini, komik Hulk edisi pertama itu baru saja dibeli dengan harga Rp7 miliar oleh seorang kolektor.

Meski kini dikenal sebagai raksasa hijau yang pemarah, Stan Lee dan Jack Kirby menciptakan Hulk sebagai sosok monster berwarna abu-abu yang terinspirasi dari kisah monster Frankenstein dan juga Dr. Jekyll dan Mr. Hyde. Kisah original ini pun dikemas dalam komik The Incredible Hulk edisi pertama yang terbit di tahun 1962 silam dan dibandrol dengan harga seribu rupiah.


Baca Juga:

banner-ad

Marvel Cari Aktor untuk Perankan Bruce Banner Muda di She-Hulk

Mark Ruffalo Mengaku Sempat Ingin Pensiun dari Dunia Akting

Komik Hulk

Namun, komik bersejarah yang pernah dihargai seribu rupiah itu baru-baru ini berhasil terjual dengan harga USD490 ribu atau sekitar Rp6,9 miliar lewat situs Comic Connect. Memiliki kondisi nyaris tanpa cacat dan terbukti asli terbitan 1962, tentunya harga nyaris Rp7 miliar ini dianggap sebagai angka yang sesuai oleh Vincent Zurzulo, COO dari Comic Connect.

“Komik Hulk pertama dengan kondisi sebagus ini tentunya sangat langka, karena dulu komik ini dicetak di kertas yang sangat murah,” ucapnya dilansir dari ScreenRant, Senin (3/1/2022).

Meskipun komik ini sudah dicetak ulang berkali-kali dan bisa dibaca secara digital dengan harga USD2 alias Rp28 ribu saja, edisi pertama seperti yang terjual lewat Comic Connect ini adalah versi komik yang sangat dicari oleh para kolektor. Tak hanya tokoh Hulk, komik apapun yang menjadi penampilan perdana seorang superhero selalu berhasil dilelang dengan harga sangat tinggi, terutama bagi cetakan yang masih berada dalam kondisi nyaris sempurna.

“Kini, si pembeli sudah menjadi pemilik kepingan sejarah Amerika yang nilainya akan terus meningkat. Benda miliknya ini akan menjadi salah satu investasi terbesar yang Ia miliki. Hulk edisi pertama ini akan terus membesar seiring zaman, kalau kau mengerti maksudku,” tutup Vincent.

(aln)