Maradona Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Pendarahan di Perut

Sports




BUENOS AIRES – Legenda sepakbola Argentina, Diego Armando Maradona, dilarikan ke rumah sakit di Buenos Aires, Sabtu (5/1/2019) dini hari WIB, akibat pendarahan pada perutnya. Pria berusia 58 tahun itu akan menjalani pemeriksaan endoskopi lanjutan guna mengetahui penyebab pendarahan secara keseluruhan.

Melansir dari Goal, Diego Maradona diketahui sedang kembali ke Argentina untuk melakukan pemeriksaan medis rutin. Namun, tim dokter di Clinica Olivos mendeteksi adanya pendarahan dalam di bagian perut El Pibe de Oro.

(Baca juga: Dilarikan ke Rumah Sakit, Maradona: Saya Baik-Baik Saja)

banner-ad

Diego Maradona

Hal itu diketahui pertama kali dari cuitan jurnalis olahraga Argentina, Jorge Rial. Akan tetapi, belum ada kabar lanjutan mengenai kondisi Diego Maradona.

Masalah kesehatan tersebut bukan yang pertama kali menimpa pria kelahiran Provinsi Lanus tersebut. Ia harus dilarikan ke rumah sakit terdekat di Rusia saat menyaksikan pertandingan antara Tim Nasional (Timnas) Argentina melawan Nigeria, Juni 2018, akibat penurunan tekanan darah.

Diego Maradona

Tubuh Diego Maradona juga sudah mulai ringkih akibat digerogoti usia. Ia harus berjalan dengan menggunakan bantuan tongkat karena mengalami peradangan pada kedua sendi lututnya. Belum lagi, ia juga pernah menjalani operasi akibat obesitas.

Berbagai masalah kesehatan menimpa Pelatih klub Dorados di Liga Meksiko itu akibat kebiasaan buruknya di masa muda. Diego Maradona dikenal sebagai pecandu alkohol serta pengguna narkoba.

(fmh)