Pengertian Obligasi Syariah Beserta Jenis dan Simulasinya

Food & Travel


Obligasi syariah adalah pernyataan utang dari instansi penerbit kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang dengan disertai kupon bunganya saat jatuh tempo pembayaran, namun penerapannya mengikuti ketentuan syariat.

Sukuk adalah obligasi syariah, alias keduanya adalah sama. Sukuk turut dijelaskan oleh Bareksa dan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) 2002 sebagai berikut.

  • Bareksa: Obligasi syariah adalah obligasi yang perhitungan imbal hasilnya menggunakan perhitungan bagi hasil.
  • Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) 2002: Obligasi syariah adalah surat-surat berharga jangka panjang berprinsip syariah dan dikeluarkan emiten kepada pemegang surat obligasi dalam bentuk bagi hasil dan pembayaran kembali dana obligasi pada jatuh tempo tertentu. 

Jenis-jenis obligasi syariah (sukuk) di Indonesia

Berbeda dengan penerapan obligasi secara umum, obligasi syariah terbagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan tujuan dari transaksinya sendiri, antara lain:

  • Ijarah
  • Musyarakah
  • Istishna
  • Mudharabah
  • Wakalah
  • Muzara’ah
  • Korporasi
  • SBSN (Surat Berharga Syariah Negara)

1. Sukuk ijarah

Sukuk ijarah adalah sertifikat beratasnamakan pemilik sendiri atau investor dan melambangkan kepemilikan terhadap suatu aset yang bertujuan untuk disewakan. 

2. Sukuk musyarakah

Sukuk musyarakah dikeluarkan berdasarkan perjanjian atau kontrak antara dua atau lebih banyak pihak yang bekerja sama untuk menggabungkan modal dalam membangun suatu proyek baru atau dalam hal membiayai kegiatan bisnis-bisnis lainnya. Obligasi syariah jenis ini akan menanggung bersama atas keuntungan dan kerugian yang terjadi sesuai dengan besaran penyertaan modal pihak-pihak yang terkait.

3. Sukuk istishna

Sukuk Istishna diterbitkan sesuai perjanjian atau kontrak di mana para pihak yang terlibat telah menyetujui untuk membeli atau menjual dalam konteks pembiayaan barang. Waktu pengiriman, harga hingga spesifikasi proyek sudah ditentukan sebelumnya berdasarkan perjanjian.

banner-ad

4. Sukuk mudharabah

Sukuk dengan akad mudharabah adalah bentuk kerja sama di mana satu pihak menyediakan modal dan pihak lain akan menyediakan tenaga. Keuntungan dibagi berdasarkan perbandingan yang telah dibuat dan disetujui sebelumnya. Seluruh bentuk kerugian juga akan ditanggung sepenuhnya oleh para penyedia modal.

5. Sukuk wakalah

Sukuk wakalah adalah obligasi yang mewakili berbagai kegiatan bisnis atau proyek yang dikelola melalui penunjukan perwakilan agar dapat mengelola bisnis tersebut atas nama para pemegang sukuk.

6. Sukuk muzara’ah

Jenis sukuk ini diterbitkan dengan tujuan utama mendapatkan dana untuk membiayai kegiatan pertanian berdasarkan kontrak. Dalam sukuk muzara’ah, orang yang berlaku sebagai pemilik sukuk berhak atas sebagian dari hasil panen sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.

7. Sukuk korporasi

Jenis selanjutnya adalah sukuk korporasi. Obligasi syariah ini diterbitkan oleh lembaga usaha atau perbankan yang memegang prinsip syariah sebagai sistem kerja dasarnya. Tidak semua perusahaan bisa menggunakan sukuk jenis ini, apalagi bagi perusahan yang masih bersifat konvensional.

… KLIK UNTUK BACA SELENGKAPNYA →

The post Pengertian Obligasi Syariah Beserta Jenis dan Simulasinya appeared first on Lifepal Media.