Penjualan Isuzu Ditopang Tiga Produk Ini

Tech & Otomotif


New Isuzu Giga (Foto: Santo/Carmudi)

Jakarta – Sejak virus corona mulai mewabah di Indonesia, pasar otomotif mengalami penurunan yang amat mengerikan. Pasar otomotif secara nasional mengalami penurunan sebesar 40% sepanjang periode Januari sampai Mei 2020. Penurunan tak hanya terjadi di segmen kendaraan penumpang seperti Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV) saja tapi juga pada kendaraan komersial.

Penurunan penjualan turut dirasakan oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan Isuzu di Tanah Air. IAMI mencatat sejak awal tahun sampai masuk bulan kelima 2020 hanya menjual sebanyak 6.792 unit. Angka retail tersebut turun sekira 27.9% bila dibandingkan dengan capaian tahun lalu pada periode yang sama sebesar 9.416 unit.

Kendati mengalami penurunan penjualan, market share Isuzu mengalami kenaikan. Sebelumnya 2,4% menjadi 2,6%. Peningkatan market share Isuzu sepanjang lima bulan pertama pada 2020 ditopang oleh tiga produk unggulan. Seperti Isuzu ELF terjual sebanyak 3.653 unit dengan market share 22.5%, diikuti Isuzu Traga terjual 1.865 unit dan market share 24,8%. Kemudian Isuzu Giga 701 unit dengan market share 15,5%.

“Kami cukup senang karena Isuzu sudah semakin diterima di kalangan para pebisnis logistik. Karena di tengah pandemi, segmen yang masih tetap berjalan seperti segmen logistik dan ditributor retail justru tumbuh pesat. Harapan kami Isuzu bisa menjadi partner sejati dalam setiap langkah perjalanan customer menuju sukses dan dengan Isuzu sebagai partner bisnis mereka, kendaraan komersial Isuzu bisa memaksimalkan keuntungan bisnisnya,” ungkap Attias Asril, General Manager PT IAMI dalam keterangan resminya, Jumat (26/6/2020).

Rencana Keikutsertaan Isuzu di GIIAS 2020

Penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2020 di Indonesia Convention Exhibtion (ICE), Tangerang akan tetap dilaksanakan. Walaupun dari segi jadwal penyelenggaraan diundur, dari yang sebelumnya Agustus 2020 menjadi Oktober 2020.

Terkait hal tersebut Isuzu masih belum mempunyai keputusan apakah akan tetap ikut menjadi peserta pameran atau sebaliknya.

banner-ad

“Pertama terus terang buat kami situasinya sangat sulit karena apakah iya ini (GIIAS) akan menjadi daya tarik untuk orang datang di keramaian. Kedua tentunya kami harus mempertimbangkan karena untuk mengikuti pameran ini tentunya butuh biaya yang tidak sedikit dan ini skala perioritasnya sedang kami pertimbangkan,” tutur Attias.

Test Drive Isuzu Traga

Seperti diketahui, pandemi virus corona telah membawa dampak negatif terhadap industri otomotif Tanah Air. Oleh karena itu penyelenggaraan GIIAS tahun ini diharapkan bisa menggairahkan kembali industri otomotif.

Ketua III GAIKINDO Rizwan Alamsjah, yang juga selaku Ketua Penyelenggara, mengungkapkan penyelenggaraan GIIAS 2020 The Series akan menjadi ajang yang paling tepat untuk bersama membangkitkan industri otomotif Indonesia.

“GAIKINDO percaya bahwa dengan penyesuaian waktu, pameran GIIAS The Series akan tetap menjadi pilihan terbaik bagi para Agen Pemegang Merek (APM) industri otomotif untuk kembali bangkit, dan menunjukkan semangat pencapaian lewat berbagai produk dan inovasi terkini kepada masyarakat, dan kembali memenuhi kebutuhannya pada tahun 2020 ini,” ujar Rizwan.

 

Penulis: Santo Sirait

Editor: Dimas 

Baca Juga:

Isuzu Tunda Peluncuran Varian Baru dari Traga dan mu-X di Indonesia