Quartararo Tak Menyesali Keputusannya Untuk Terjun Lebih Awal di Kelas Utama MotoGP

Sports


Berita MotoGP : Fabio Quartararo mengaku tidak menyesali akan keputusannya dalam terjun lebih awal di kelas utama MotoGP. Meski masih menginjak usia 19 tahun, Quartararo yakin bahwa dirinya sudah mampu bersaing di level tertinggi balap motor dunia.

Quartararo sendiri akan segera melakoni debutnya di kelas utama MotoGP bulan Maret mendatang. Dengan usia yang masih belum genap 20 tahun, maka ia akan menjadi pebalap termuda musim depan. Quartararo juga resmi mengikuti jejak Michel Fabrizio dan John Hopkins yang memulai karier di usia muda pula. Merasa bukan satu-satunya pebalap yang mentas di usia dini, Quartararo lantas percaya diri menghadapi semua tantangan yang ada.

Terlebih lagi, Quartararo adalah tipe orang yang selalu berani mengambil tantangan di depannya. Pebalap berkebangsaan Prancis ini mengakui bahwa kesempatan mungkin tidak akan datang kedua kalinya. Oleh karena itu, ia harus berani mengambil setiap kesempatan emas yang diberikan kepadanya. Sekali manajer Petronas Yamah menghubunginya, ia langsung menerima tawaran untuk mentas di kejuaraan dunia MotoGP.

“Saya tidak berpikir itu terlalu dini. Manajer saya mengatakan kepada saya ‘kami memiliki kesempatan untuk mungkin pergi ke MotoGP dan kami akan mencoba jika saya ingin, pikirkan tentang itu’,” ucap Quartararo.

“Saya pun sudah memikirkannya, dan saya ingin pergi. Saya berkata pada diri saya sendiri untuk tidak melewatkan kesempatan ini untuk naik motor Yamaha. Saya pikir saya bisa mendapatkan pengalaman luar biasa dengan berada di MotoGP. Saya juga berpikir semakin cepat Anda bisa pergi, maka itu semakin baik,” tutupnya.

Artikel Tag: MotoGP 2019, Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo

banner-ad