Sarri Harus Tunjukkan Otoritasnya dan Jangan Mainkan Kepa

Sports


Berita Liga Inggris: Paul Merson beranggapan bahwa Maurizio Sarri harus menunjukkan kekuasaannya dan tidak memainkan Kepa Arrizabalaga karena tidak menghargainya, seperti yang dilakukan George Graham terhadapnya.

Kiper Chelsea itu menentang manajernya dengan menolak untuk diganti dalam kekalahan The Blues melawan Manchester City di final Piala Carabao pada Minggu (24/2) malam WIB kemarin.

Sarri sendiri sudah berusaha untuk meredakan kehebohan atas insiden tersebut dengan mengklaim bahwa itu hanya kesalahpahaman, namun tempat Kepa di starting XI bisa terancam pada Kamis (28/2) dini hari WIB nanti ketika mereka menghadapi Tottenham.

Merson merasa Sarri harus membuat sebuah pernyataan dengan mengganti Kepa dengan Willy Caballero.

“Saya pikir manajer harus tetap kuat dan mengatakan kepadanya bawa dia tidak akan bermain,” kata Merson dalam acara The Debate, seperti dikutip dari Sky Sports.

“Jika Anda adalah manajer, maka Anda harus memberitahunya bahwa dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya dan jika saya tak melakukannya para pemain lain akan iri.”

banner-ad

Merson, berbicara tentang pengalamannya sendiri, mengaku bahwa dia tak menghormati mantan manajernya George Graham di Arsenal. Namun, ia langsung mendapat hukuman.

“Saya menertawakannya sekali dan saya tidak bermain selama dua bulan,” paparnya.

“Kami bermain melawan Huddersfield di Piala Liga dan saya hanya berjalan lurus melewati terowongan. Saya tidak bermain selama sebulan setelah itu. Saya tak menunjukkan rasa hormat yang cukup dan dihukum sehingga Anda tak melakukannya lagi, meskipun saya sendiri melakukan itu dua kali… Jangan gunakan itu sebagai contoh.”

“Anda harus memberi manajer Anda rasa hormat,” tegasnya.

Artikel Tag: Kepa Arrizabalaga, Maurizio Sarri, Chelsea, Piala Carabao